13 Jenis Merpati Pos yang Legendaris

Merpati pos adalah burung yang sengaja dilatih untuk mengantarkan pesan atau surat. Memiliki kemampuan daya ingat yang tinggi, membuat manusia sudah tidak risau dan ragu lagi untuk mengantarkan surat dengan bantuan burung merpati. Di semua belahan dunia terdapat berbagai jenis merpati pos.

 

1. German Beauty Homen Pigeon

Merpati german beauty homen termasuk dalam jenis merpati hias dan sering di gunakan untuk kontes atau perlombaan. Jenis merpati ini sudah mulai dikembangkan seratus tahun yang lalu dengan cara selektif breeding.

2. Dragon Pigeon

Merpati dragon tercatat sebagai nenek moyang dari merpati pos (modern racing pigeon). Dragon piegon sudah di kembangkan bertahun-tahun lamanya dengan cara selektif breeding juga.

 

3. English Carrier Pigeon

English Carrier Pigeon memiliki cirikhas bentuk tubuh yang ramping dan leher panjang

Merpati English CarrierĀ  atau merpati carrier memiliki cirikhas bentuk tubuh yang panjang, ramping, leher panjang dan pial hidung besar. Merpati ini sudah di kembangkan ratusan tahun yang lalu, dan asal muasal dikembangkannya merpati pos modern racing pigeon.

4. Modern Racing Pigeon

Untuk jenis merpati ini yang sering kita sebut dengan merpati pos. Modern racing piegon mengalami pekembangan yang sangat pesat di akhir-akhir ini, banyak klub besar yang sudah rutin mengadakan perlombaan merpati pos. Tidak hanya itu, mulai tahun 2015 lalu kadang nasional (KANAS) di bawah organisasi Persatuan Olah Raga Merpati Pos (POMPSI) seluruh Indonesia sudah mulai mengadakan perlombaan besar sebanyak 2 kali di tingkat nasional. Modern Racing Pigeon adalah salah satu burung merpati yang saat ini terus di kembangkan dan di gunakan untuk merpati balap.

5. Belgian Beauty Homer Pigeon

Seperti namanya asal dari merpati ini yaitu dari Belgia. Merpati Belgian Beuty homer adalah salah satu jenis merpati pedaging. Sebutan lain dari merpati ini yaitu Belgian Exhibition Homer.

6. American Show Racer Pigeon

Merpati ini adalah persilangan dari merpati domestik di Amerika dengan racing pigeon terbaik. Pada tahun 1952 di Des Moines, Lowa, Amerika Serikat sudah resmi berdiri American show pen racer club. Namun nama tersebut di beberapa tahun selanjutnya di ganti dengan American show racer association (ASRA) jadi kata Pen yang di hilangkan.

7. Genuine Homer Pigeon

Merpati Genuine Homer berasal dari Inggris dan sering di gunakan untuk merpati hias dan kontes. Sama seperti jenis merpati lainnya, merpati genuine homer di kembangkan dengan cara selektif breeding.

8. Dutch Beauty Homer Pigeon

Burung ini berasal dari Belanda dan pada perang dunia ke-2 dutch beauty homer pigeon di kenal dengan burung pembawa pesan. Saat ini merpati dutc beauty homer di kembangkan sebagai merpati hias atau kontes.

9. Beauty homer de liege pigeon

Jenis merpati ini sebenarnya tidak terlalu populer di Indonesia. Merpati beauty homer de liege berasal dari Belgia dan termasuk jensi merpati konsumsi.

10. American giant homer pigeon

Merpati American giant homer di kembangkan untuk merpati hias saja meskipun termasuk ke dalam merpati pos atau homer.

11. Scandaroon Pigeon

Merpati scandaron sudah di kembangkan ratusan tahun yang lalu dengan sistem selektif breeding seperti jenis merpati lainnya. Kelebihan dari merpati ini homingnya bagus tapi masih bagusan yang jenis racing pigeon.

12. Hungarian giant homer pigeon

Berasal dari Hungaria dan memiliki cirikhas bulu lebat di bagian kakinya. Biasanya merpati ini di jadikan merpati hias atau kontes. Karena memiliki bulu lebat di bagian kaki maka jarang sekali yang menggunakan merpati ini untuk lomba balap.

13. Saddle Homer Pigeon

Selain di sebut dengan saddle homer pigeon, merpati ini juga sering di sebut dengan Flying Saddle Homers atau Saddleback Homer. Asal dari saddle homer pigeon yaitu dari America. Burung merpati yang satu ini juga di kenal dengan merpati pos meskipun kemampuan jelajah dan kecerdasannya masih kalah dengan racing pigeon.

14. Exhibition Homer Pigeon

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*