Baktiku Negeriku Program Telkomsel Kembangkan Potensi Wisata dan Ekonomi Sukabumi

Digelar simultan di delapan kabupaten/kota di seluruh Indonesia sejak bulan Oktober 2017, program Corporate Social Responsibility Telkomsel “Baktiku Negeriku” akhirnya tuntas dilaksanakan. Desa Gede Pangrango di Kabupaten Sukabumi menjadi destinasi akhir pelaksanaan kegiatan yang diupayakan dapat mendorong pengembangan potensi wisata serta perekonomian desa setempat.

Sebelumnya, program ini telah sukses dilaksanakan di kota/kabupaten Lebak-Banten, Maumere-NTT, Morotai-Maluku Utara, Banda Neira-Maluku, Sembalun-Lombok Timur, Natuna-Kep. Riau, dan Nias-Sumatera Utara.

General Manager Sales Regional Eastern Jabotabek Telkomsel, Badar, mengatakan Program CSR “Baktiku Negeriku” sendiri sejak awal memiliki tujuan pengembangan 4 aspek utama, yaitu stakeholder relationship , community development, employee involvement serta industrial relationshipdengan mengkolaborasikan Corporate Management dengan keterlibatan Serikat Pekerja Telkomsel (SEPAKAT).

Melalui program ini, Telkomsel melibatkan karyawan untuk berpartisipasi dan berkontribusi secara langsung melalui sejumlah aktivitas, seperti kerja sukarela karyawan ( employee volunteering ), gerakan peduli lingkungan ( green movement ), pembangunan fasilitas pusat digital ( digital center ), serta pembangunan infrastruktur.

“Kami menyadari dalam menghadirkan layanan telekomnukasi seluler terluas secara konsisten hingga wilayah pelosok, Kami juga terpanggil berkontribusi secara lebih dekat untuk mengembangkan potensi masyarakat, khususnya yang berada di lokasi beroperasi fasilitas infrastruktur Telkomsel,” jelasnya kepada wartawan Jumat (9/3/2018).

Badar menjelaskan pemilihan desa Gede Pangrango yang juga berada di wilayah Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, ini sesuai dengan pemetaan yang dilakukan sebelumnya secara menyeluruh guna memastikan kesesuaian lokasi serta kebutuhannya dengan tujuan awal program.

“Desa Gede Pangrango memiliki potensi sumber daya alam yang besar yang dapat dikembangkan lebih lanjut, terutama untuk sektor industri pariwisata lokal,”ungkap Badar.

Salah satu potensi wisata alam yang siap untuk dikembangkan secara mandiri di wilayah Kecamatan Kadudampit ini adalah Jambatan Situ Gunung yang siap diresmikan pertengahan tahun ini. Jembatan gantung dengan panjang 200 meter ini diklaim akan menjadi jembatan gantung terpanjang yang ada di provinsi Jawa Barat, dan diprediksi menjadi destinasi wisata lokal favorit baru untuk para wisatawan, terutama yang menggemari kegiatan swa foto di lokasi yang unik.

“Adanya program “Baktiku Negeriku” ini diharapkan dapat membantu mempersiapkan masyarakat untuk mendorong pengenalan destinasi wisata lokal melalui pemanfaatan akses internet sebagai sarana promosi secara global,” pungkasnya

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*