Metode Baru One Pride MMA Indonesia

Pertarungan Sengit, Gunawan Rebut Sabuk Juara Brando
One Pride Mixed Martial Arts tak lagi menyelenggarakan audisi dalam mencari petarung berbakat untuk bisa bertarung di atas oktagon. Ada cara baru yang diterapkan penyelenggara dalam menjaring petarung-petarung andal demi dipromosikan ke One Pride MMA.
Menggelar duel di kelas amatir dengan menggandeng promotor lokal adalah cara baru One Pride menjaring bakat baru. One Pride bekerja sama dengan Siam Training Camp menggelar turnamen bertajuk United Fighter di Kuningan City, Jakarta Selatan, Minggu 1 Oktober 2017.
Dalam turnamen ini, ada babak bertajuk Road to One Pride. Ini adalah turnamen yang memungkinkan pemenangnya tampil di arena One Pride.
Chairman One Pride, David Burke, merasa turnamen ini sangat penting bagi perkembangan MMA di Indonesia. Selain menjadi media penyaringan petarung untuk tampil di One Pride, ajang ini juga membantu Komite Olahraga Beladiri Indonesia mencari bibit unggul di MMA nasional.
“Kami berharap dengan United Fighter ini lahir petarung muda yang akan menjadi juara di One Pride MMA nantinya. Selain itu bisa mempermudah mencari bakat baru,” ujar David
David menambahkan, saat ini antusias masyarakat dan pencinta One Pride sudah mulai berkembang. Buktinya, semakin banyak petarung tangguh yang muncul dan berebut sabuk juara.
“Semua bisa melihat bagaimana sejauh ini lahir top five di tiga season sebelumnya. Memang untuk kemampuan bertarung berkembang secara perlahan,” jelas David.
“Lihat saja duel Brando Mamana versus Gunawan, itu pertarungan sangat gila menurut saya. Semoga ke depan banyak pertarung hebat yang lahir dari One Pride,” lanjutnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*