Pengendaraan dan Pengendalian Toyota Sienta

 

Sekali lagi, sebagai mobil keluarga, kenyamanan adalah nomor satu. Sienta dibekali dengan suspensi torsion beam di belakang dan MacPherson Strut di depan. Sebuah konfigurasi yang biasa saja karena Anda bisa menemukannya di berbagai mobil keluarga lainnya. Konfigurasi ini akan cukup kokoh saat diberi beban berat.Saat dikendarai mobil terasa lumayan nyaman. Dalam arti artikulasi suspensi cukup baik sehingga tidak membuat mobil memantul-mantul saat melewati jalanan tidak rata. Saat diuji melaju lurus hingga kecepatan 140 kpj, pengendaraan dan pengendaliannya masih terasa meyakinkan

Kami juga merasakan bagaimana mobil yang memiliki platform yang serupa dengan Toyota Yaris ini mampu berbelok dengan baik. Betul, body-nya yang tinggi akan membuat efek limbung yang membuat rasa percaya diri berkurang. Namun Anda bisa merasakan keempat roda tetap menjejak dengan meyakinkan, sehingga traksi tetap terjaga.

Pandangan luas ke segala arah membuat pengendaraannya terasa mudah, terutama jika Anda menggunakan varian dengan transmisi CVT. Yang mengganggu adalah masuknya suara artikulasi ban. Sebuah hal yang cukup disayangkan karena mesinnya malah hampir tidak terdengar.

Pengereman

Airbag adalah fitur yang ada di semua lini varian Sienta, mulai dari yang paling murah hingga termahal. Airbag tersedia untuk penumpang depan dan pengemudi, tentu saja. Namun khusus untuk sang pengemudi, tersedia airbag lutut (knee airbag).

ABS sudah pasti hadir di semua varian. Karena tanpa fitur bantu pengereman tersebut, rasanya Sienta akan menjadi terlalu mahal. Nah, khusus untuk tipe Q, masih dilengkapi lagi dengan VSC (Vehicle Stability Control) dan juga Hill Start Assist (yang akan menahan mobil agar tidak mundur saat mulai bergerak di jalanan menanjak).

Selain itu, dudukan kursi anak-anak ISOFIX juga telah menjadi fitur keselamatan standar di semua Sienta.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*